Pengaruh Tekanan Pada Briket Arang Alaban Ukuran Partikel Kecil

Ninis Hadi Haryanti, Henry Wardhana, Suryajaya

Sari


Abstrak – Pada umumnya ukuran partikel yang digunakan dalam pembuatan briket bervariasi antara 12 -100 mesh. Pada penelitian ini, ukuran partikel yang digunakan adalah 250 mesh (59,4 µm). Dilakukan kajian analisis proksimat briket terhadap variasi tekanan pencetakan. Briket dibuat dari campuran limbah industri arang kayu alaban dan abu dasar batubara. Kedua bahan dalam bentuk serbuk yang lolos pada saringan 250 mesh.Ukuran partikel yang lebih kecil diharapkan menghasilkan briket yang lebih baik dan tidak  rapuh serta dapat digunakan sebagai bahan bakar alternatif untuk rumah tangga maupun industri dan penggunaan bahan limbah diharapkan membantu pemecahan permasalahan lingkungan. Variasi tekanan yang digunakan adalah 150, 200, 250, 300, dan 350 kg/cm2. Komposisi campuran limbah arang kayu alaban dan abu dasar batubara dengan rasio 90%:10%, sedangkan perekat tepung kanji 5%. Briket dibuat dalam bentuk silinder berukuran 2 × 2 cm. Briket yang sudah dicetak dikeringkan dalam oven pada suhu 12C selama 4 jam dan didinginkan pada suhu ruang selama 24 jam. Dari hasil uji didapatkan Kadar Air (3,831-5,892) %; Kadar Abu (7,178-10,507) %; Nilai Kalori (5607,467-5732,033) cal/g; Densitas (0,688-0,769) g/cm3; dan Porositas (46,025-47,592) %. Berdasarkan hasil uji, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi nilai tekanan, kadar air, kadar abu, dan porositas akan menurun, sedangkan nilai kalori mencapai nilai tertinggi pada tekanan 200 kg/cm2 kemudian cenderung mengalami penurunan. Direkomendasikan tekanan yang diberikan pada saat pembuatan briket adalah 200 kg/cm2.

Kata kunci: abu dasar batubara, arang kayu alaban, briket, tekanan pencetakan, ukuran partikel

Abstract – In general, the particle size used in making briquettes were varied in the range of 12 -100 mesh. In this study, the particle size used was 250 meshs (59.4 µm). The effect of press variations to proximate analysis of briquette will be conducted. Briquette was made from a mixture of alaban wood charcoal industrial waste and coal bottom ash. Both materials were crushed in the form of powder passing 250 meshs sieve. The smaller particle size is expected to produce better and less brittle briquettes and could be used as alternative fuels for households and industries, while the use of waste materials is expected to help solve environmental problems. Pressure variations used were 150, 200, 250, 300, and 350 kg/cm2. The composition of the mixture of alaban wood charcoal waste and coal bottom ash wasin ratio 90%: 10%, while starch adhesive of 5% was added. Briquettes were made in the form of cylinders (2 × 2 cm in size). Briquettes were dried in an oven at 12C for 4 hours and cooled at room temperature for 24 hours. The results obtained were Moisture Content (3,831-5,892)%; Ash Content (7,178-10,507)%; Heating Value (5607,467-5732,033) cal / g; Density (0.688-0.769) g/cm3; and Porosity (46,025-47,592)%. Based on the results, it could be concluded that as the pressure increased, water content, ash content, and porosity were decreased. The calorie value reaches the highest value at a pressure of 200 kg/cm2 then tends to decrease. It is recommended that the pressure applied at the time of briquette making is 200 kg/cm2.

Key words: coal bottom ash, alaban charcoal, briquettes, pressure, particle size


Kata Kunci


abu dasar batubara, arang kayu alaban, briket, tekanan pencetakan, ukuran partikel

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Y.M. Thoha dan D.E. Fajrin, Pembuatan Briket Arang dari Daun Jati dengan Sagu Aren Sebagai Pengikat, Jurnal Teknik Kimia 17 (2010) 34-35.

S. Amin, Penelitian berbagai jenis kayu limbah pengolahan untuk pemilihan bahan baku briket arang, Jurnal Sains dan Teknologi BPPT Indonesia 2 (2000) 41-46.

A. Nurlyanto, Perbandingan Keuntungan Industri Arang dengan Menggunakan Bahan Baku Jenis Alaban (Vitek Pubescens Vahl) dan Akasia (Acacia Auriculiformis A. Cunn. Ex Benth.) di Desa Ranggang Kecamatan Takisung Kabupaten Tanah Laut Provinsi Kalimantan Selatan, Skripsi, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarbaru (2010).

M.F. Mahdie, Briket Arang Dari Limbah Arang PT. Citra Prima Utama Banjarbaru. Jurnal Hutan Tropis 29 (2010) 1-8.

Ema, Abu Batu Bara Jadi Struktur Jalan. Harian Radar Banjarmasin Online tanggal 3 Juni 2017. Banjarmasin. https://kalsel.prokal.co/read/news/9591-abu-batu-bara-jadi-struktur-jalan, di akses 21 Juli 2018.

Fatriani, Kualitas Briket Arang Dari Campuran Kayu Bakau (Rhizophora macronata Lamck) dan Api-api (Avicennia marina Vlerk) Pada Berbagai Tekanan. Jurnal Hutan Tropis Borneo 18 (2006) 62-70.

R. Setiowati dan M. Tirono, Pengaruh Variasi Tekanan Pengepresan dan Komposisi Bahan Terhadap Sifat Fisis Briket Arang, Jurnal Neutrino 7 (2014) 23-24.

N.H. Haryanti, R. Noor, dan D. Aprilia, Karakterisasi dan Uji Emisi Briket Campuran Cangkang Biji Karet dan Abu Dasar Batubara. Prosiding Pendidikan Fisika, “MOTOGPE” 2018, Banjarmasin 24 Maret 2018, hal. 203-209, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarbaru.

I.S. Aisyah, S. Ali, dan T. Satya, Proses Desain Dan Pengujian Mesin Press Hidrolik Briket Limbah Bambu. Universitas Muhammadiyah Malang, Malang (2017).

N. H. Haryanti, S. Suryajaya, H. Wardhana, S. Husain, Y. Anggraini, N. Sofi, Characterization of Briquette from Halaban Chorcoal and Coal Combustion Ashes. IOP Publishing 1120 (2018) 1-5.

S. Suryaningsih, O. Nurhilal, K.A. Affandi, Pengaruh Ukuran Butir Briket Campuran Sekam Padi dengan Serbuk Kayu Jati Padi Dengan Serbuk Kayu Jati Terhadap Emisi Karbon Monoksida (CO) Dan Laju Pembakaran, Jurnal Ilmu Dan Inovasi Fisika. 2 (2018) 15–21.

P. Bhattarai, R. Sapkota, R.M. Ghimire, R., Effects of Binder and Charcoal Particle Size on the Physical and Thermal Properties of Beehive Briquettes. Proceedings Of IOE Graduate Conference (2016) 57–63.

T. Ajiboye, S. Abdulkareem, A.O.Y. Anibijuwon, Investigation of mechanical properties of briquette product of sawdust-charcoal as a potential domestic energy source. Journal of Applied Sciences and Environmental Management 20 (2017) 1179-1188.

M. Thabout, P. Thanchanok, P. Kasidet, M. Pisit, W. Prasong, Effect of Applied Pressure and Binder Proportion the Fuel Properties of Hiley Bio-Briquettes, Energy Procedia 79 (2015) 890-805.

A. Nugraha, A. Widodi, S. Wahyudi, Pengaruh Tekanan Pembriketan dan Persentase Briket Campuran Gambut dan Arang Pelepah Daun Kelapa Sawit Terhadap Karakteristik Pembakaran Briket, Jurnal Rekayasa Mesin 8 (2017) 29-36.

Darvina, Yenni dan Nur Asma, Upaya Peningkatan Kualitas Briket dari Arang Cangkang dan Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) melalui Variasi Tekanan Pengpresan, Laporan Penelitian Dana Jurusan Fakultas Matematika dan IPA Jurusan Fisika Universitas Negeri Padang, Padang (2011).

L. Lestari, S.H. Erzam, Risna, Pengaruh Tekanan Dan Ukuran Partikel Terhadap Kualitas Briket Cangkang Coklat, Jurnal Aplikasi Fisika 13 (2017) 1-8.

Misbachul Munir, Pemanfaatan abu batubara (fly ash) untuk hollow block yang bermutu dan aman bagi lingkungan, Thesis, Program Magister Ilmu Lingkungan Program Pascasarjana Universitas Diponegoro, Semarang (2008).

B. Gunawan dan Sugeng Slamet, Pembuatan Briket dari Limbah Bottom ash PLTU dengan Biomassa Cangkang Kopi, Jurnal SIMETRIS 6 (2015) 289-294.

Gunawan, et al., Pengujian Nilai Kalor Dan Kadar Air Terhadap Briket Sebagai Bahan Bakar Padat yang Terbuat dari Bottom ash Limbah PLTU Dengan Biomassa Tempurung Kelapa melalui Proses Karbonisasi, Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SNST) Ke-6, Vol 1, No.1, hal. 1-3, Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim, Semarang (2015).

N.H. Haryanti, H. Suryajaya, Y. Wardhana, Anggraini, N. S. Andini, Potensi Limbah Arang Kayu Alaban (Vitex pubescens Bahl), Abu Dasar dan Abu Terbang Batubara Sebagai Bahan Briket, Jurnal Fisika Flux 17 (2020) 59-65.

A. Anetiesia, Pembuatan Briket Dari Bottom Ash dan Arang Tempurung Kelapa Sebagai Sumber Energi Alternatif, Skripsi, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro, Semarang (2014).

S. Slamet dan Budi Gunawan, Briket Campuran Bottom ash Batu Bara Limbah PLTU dan Biomassa melalui Proses Karbonisasi sebagai Sumber Energi Alternatif Terbarukan, Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan Informatika (SNATIF) ke-3 hal. 43-50, Fakultas Teknik Universitas Muria, Kudus (2016).

E. Junary, J.P. Pane, H. Netti, Pengaruh Suhu Dan Waktu Karbonisasi Terhadap Nilai Kalor Dan Karakteristik Pada Pembuatan Bioarang Berbahan Baku Pelepah Aren (Arenga Pinnata). Jurnal Teknik kimia USU 4 (2015) 46-52

H. Sukanto, Pengaruh Suhu Sintering Terhadap Densitas dan Kekuatan Komposit Plastik-Karet, Jurnal Ilmiah Teknik Mesin 3 (2009) 57-61.

S. Jamilatun, Sifat-Sifat Penyalaan dan Pembakaran Briket Biomassa, Briket Batubara dan Arang Kayu. Jurnal Rekayasa Proses 2 (2008) 37-40.

M. Ridha dan Darminto, Analisis Densitas, Porositas, dan Struktur Mikro Batu Apung Lombok dengan Variasi Lokasi menggunakan Metode Archimedes dan Software Image-J, Jurnal Fisika dan Aplikasinya 12 (2016) 2460- 4682.




DOI: https://doi.org/10.35895/rf.v4i1.170

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.